Penelitian asal inggris mengungkap susah tidur  pada malam hari bisa disebabkan oleh rasa kesepian. . Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris, melaporkan bahwa tingkat kesepian seseorang memiliki pengaruh terhadap pola tidurnya. Penelitian ini dilakukan terhadap 2.200 anak remaja di Inggris dan Wales. Ada sekitar 25 sampai 30 persen peserta yang terkadang merasa kesepian, dan 5 persen lainnya sering merasa kesepian. Menurut para peneliti tersebut, orang yang kesepian 24 persen lebih mungkin merasa lelah dan sulit berkonsentrasi di siang hari, serta mengalami gangguan tidur di malam hari. Gangguan tidur ini meliputi sulit tidur nyenyak di malam hari. . Hubungan antara kesepian dengan gangguan tidur memiliki pola seperti lingkaran setan. Rasa kesepian pada malam hari menyebabkan kesulitan untuk berelaksasi dan bisa membuat Anda terbangun di tengah-tengah waktu tidur. Selanjutnya, hal tersebut menyebabkan kurangnya waktu tidur yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan efek stres akibat kesepian. . Hubungan antara kesepian dan sulit tidur semakin berisiko karena adanya depresi dan gangguan kecemasan.Berdasarkan penelitian tersebut, sekitar 70 persen peserta yang merasa kesepian dan sulit tidur nyenyak ternyata pernah menjadi korban keadaan. Ini termasuk kejahatan, pelecehan seksual, dan penganiayaan. . Peneliti mengatakan bahwa sulit tidur atau rasa gelisah yang muncul menjelang tidur bisa terjadi karena merasa kurang aman atau akibat respons stres biologis yang meningkat. . Hampir seluruh peserta dari penelitian ini merupakan mahasiswa perantau yang tinggal jauh dari rumah. Karena itu penting bagi mereka untuk selalu mendapat dukungan agar terhindar dari masalah kejiwaan yang lebih parah akibat dari kesepian. . Semoga informasi ini bermanfaat

View on Instagram http://bit.ly/2WdiizH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *